15.7.16

Transportasi Dari dan Ke Kota Sukabumi



Secara geografis Sukabumi terletak diantara Bandung, Bogor, dan Jakarta, tapi terlalu jauh untuk menjadi kota penyokong diantaranya. Mengingat letaknya yang lumayan dekat dengan ibu kota negara dan Ibu Kota Jawa Barat, harusnya transportasi bukan masalah yang benar-benar berarti di Sukabumi. Nyatanya? Meh.

25 tahun saya hidup di kota ini sedikit sekali perkembangan transportasi antar kota yang terjadi. Pengen rasanya nyodorin mik ke pejabat yang berwenang dan meneror dengan pertanyaan-pertanyaan nyelekit supaya beliau sadar kalau transportasi antar kotanya tidak banyak berkembang. Transportasi untuk ke objek-objek wisata ini juga nggak jelas juntrungnya, well, kecuali kalau kamu bawa kendaraan pribadi.

WELL, kalau sedang berada di Kota Sukabumi, jangan khawatir, angkot masih bisa diandalkan. Carinya juga gampang karena beda trayek, warna angkotnya juga berbeda. Dari pink, tosca, putih, hitam, merah, kuning, hijau, dan lain sebagainya. Kalau tujuannya agak menjorok ke dalam (baca: di perkampungan) bisa mengandalkan ojek. Bukan Gojek atau Grab Bike ya, tapi ojek konvensional. Nggak usah khawatir tarifnya, masih bisa ditolerir banget dibandingkan sama tarif ojek di Jakarta :')

Nah sekarang saya mau membahas transportasi dari dan ke Kota Sukabumi dari 4 kota besar diantaranya: Bogor, Jakarta, Bandung dan Yogyakarta.


13.4.16

Japan Stories: Nostalgia di One Piece Tower, Tokyo

Day 7.
Tokyo

Tokyo Tower di depan mata!

Karena sudah membeli 2 Day Pass di Hakone, di hari kedua, sebelum check out, kami berencana untuk muter-muter di Hakone lagi, salah satunya mengunjungi museum My Little Prince. Tapi apalah daya, tenaga kami sudah terkuras habis untuk jalan ke sana-sini. Jadi rencana kami berubah: istirahat di kereta. Hehe... Alhasil sekitar jam 8 kami sudah check out dan siap-siap menuju destinasi berikutnya: Tokyo.

Dari Stasiun Gora, kami kembali naik Hakone Tozan Railway, disambung naik Shinkansen ke stasiun tujuan akhir kami, Tokyo Station. Perjalanan ditempuh selama kurang lebih satu setengah jam. Selama perjalanan kami hanya bisa tidur! Pokonya bangun-bangun udah nyampe aja. Hahaha.. 

4.4.16

200


Source

Saya termasuk orang yang sangat jarang beli baju. Tapi, sekalinya beli pasti pilih yang benar-benar cocok dan ukurannya cukup.

Suatu hari saya beli sebuah baju berwarna hitam putih. Bahannya bagus, enak dipakai, harganya masih lumayan bersahabat dan (yang paling penting) ukurannya pas. Baju itu hanya saya pakai sesekali. Tidak pernah saya pakai liputan karena takut bau matahari dan kumal. Dipakanya hanya ketika sedang main atau jalan dengan teman-teman.

Karena kostan saya ada fasilitas laundry, saya mempercayakan kebersihan semua baju saya kepada Mbak Kos, termasuk baju hitam-putih saya itu. Singkat cerita, baju favorit saya itu kelunturan. Gondok sampai ubun-ubun rasanya. Mau marah juga nggak balikin keadaan, mau beli lagi juga udah tanggal tua. Pokoknya saya cuma bisa pasrah. Hikmahnya, dari kejadian itu saya bertekad untuk mencuci pakaian yang ada warna putih saya di laundry kiloan.

20.2.16

Japan Stories: Puas Keliling Hakone!

Day 6.
Hakone

Kumpulan Uma di Jinja Shrine, Hakone

Pada awal memutuskan untuk traveling ke Jepang, sama sekali tidak kepikiran untuk mengunjungi Hakone. Nggak banyak review yang membahas tentang area pegunungan di barat kota Tokyo ini. Menjadi bagian dari Fuji-Hakone-Izu National Park dan terletak 100km dari Tokyo, konon Hakone adalah salah satu lokasi ciamik untuk melihat keindahan Gunung Fuji. Nggak pake mikir dua kali, kami langsung memasukan Hakone dalam daftar temapat yang harus dikunjungi di Jepang! :D

Perjalanan kami mulai dari Kyoto, jam 6 pagi sudah teng stand-by di halte bus dekat hostel tempat kami menginap. Kalau sesuai jadwal, perjalanan akan memakan waktu kurang lebih 3 Jam dari Stasiun Kyoto menuju Stasiun Gora, Hakone.

Dari Stasiun Kyoto kami naik Tokaido-Sanyo Shinkansen, dengan lebih dahulu memesan tiket semalam sebelumnya. Lebih enak, duduknya bisa bertiga sejajar. Lalu kami transit di Stasiun Shinagawa, transit menggunakan Tokaido Line menuju Stasiun Odawara. Bingung? Jangan dong! Peta kereta di Jepang itu sudah super lengkap. Walaupun sudah punya buku jadwal peta JR yang waktu itu didapat di Stasiun Osaka, andalan kami agar tidak nyasar adalah google maps! Jadwal petanya lengkap-kap-kap.

By the way, di Stasiun Odawara kami melihat satu counter khusus dengan tulisan "HAKONE" yang super besar. Semacam tourist center khusus bagi pelancong yang hendak ke Hakone. Kami pun mendekat dan langsung disamperin sama Ane-chan cantik yang fasih berbahasa inggris. Kami pun sepakat Ane-chan ini adalah orang dengan Bahasa Inggris terbaik yang kami temui di Jepang :)


8.2.16

Makan Gratis Seharian Ketika Ulang Tahun!



Kalian semua pasti tau jokes lawas ini. Dimana ketika kita sedang makan, terus tiba-tiba uang kita kurang, atau belum ambil uang di ATM, pasti ada temen yang nyeletuk, "Bayar aja pake KTP! Hahaha.."

Ternyata, itu bukan sekedar jokes, teman.

Berdasarkan riset yang dilakukan AC Nielsen Indonesia seorang-super-duper-traveler-sejati-banget-ala-ala-diaz-yang-mau-berusia-25-tahun, saya berhasil menemukan tempat makan gratis di Jakarta yang bisa dinikmati hanya dengan bermodal KTP. Yup, KTP. Syaratnya cuma satu: kamu harus berulang tahun.