23.11.16

Cozy Place Called Bookstore


Motsach #1: BooksActually

Bookstore always be a magical place to me. I love the atmosphere, the smell of new books, the talk between visitors, and the music in the background. In fact, spending time in bookstore has become my hobby since I was 13. I can spend more than 3 hours, walking among books, judge it by the cover (yes I do), read the synopsis, and sometimes hiding my favorite book in the corner of bookshelf that rarely visited by visitor and pick up the book the following week when I have enough money to buy it. Hehe. 

11.11.16

Adv | Tips Merencanakan Liburan dengan Mudah bersama AirAsia

Nggak kerasa tinggal dua bulan lagi menuju tahun 2017. Time flies soooooo fast! Gimana, list resolusinya sudah tercapai semua belum? :)) Well, selain mensinkronkan antara resolusi dan realisasi, bagi saya akhir tahun juga identik dengan bonus akhir tahun (hehe) dan liburan!  

Yup, semua orang pasti senang berlibur dan mengunjungi tempat-tempat baru, tapi ternyata nggak semua orang bisa merencanakan liburan dengan mudah, lho. Ada kalanya rasa malas merencanakan bepergian ke tempat wisata membuat kita malah gagal berangkat liburan. Apalagi kalau liburannya bareng dengan teman se-gank, keluarga besar, atau bareng anak kecil yang segala sesuatunya harus disiapkan dulu.

Ujung-ujungnya gagal berangkat, lagi! No way! Di zaman serba digital kayak sekarang udah banyak cara yang bisa dilakukan untuk merencanakan liburan dengan mudah. Salah satunya dengan membeli tiket pesawat beberapa bulan sebelum waktu keberangkatan agar tidak kehabisan. Pssst, biasanya nih, harga tiket pewasat juga lebih miring kalau kita beli jauh-jauh hari! Jangan lupa juga perhatikan maskapai yang akan digunakan. Rekomendasi saya, coba cek tiket pesawat dari makapai AirAsia di Traveloka.com. Kenapa AirAsia? Jelas, bro dan sis, promo-promo AirAsia selalu ramah di kantong yang artinya akan menekan biaya perjalanan kalian. For your information, perjalanan ke Jepang (a.k.a Japan Stories) saya dan teman-teman kemarin juga menggunakan maskapai AirAsia pergi dan pulang. Harganya ramah di dompet! Kekekeke~ :D

10.11.16

Japan Stories: Serunya Museum Doraemon!


Day 8.
Tokyo - Kawasaki




Hari kedua di Tokyo, sesuai jadwal, rencana kami mengunjungi kota Kawaski, tepatnya ke Fujiko F Fujio Museum alias Museum Doraemon! Datang ke tempat ini merupakan cita-cita kami bertiga. Gimana nggak, kami tumbuh dan besar dengan karya-karya Fujiko F Fujio Sensei. Sebut saja Doraemon, Ashari Chan, Q-Taro, P-Man, dan masih banyak lagi. Bahkan sampai sekarang pun saya masih tergila-gila sama tokoh robot kucing abad 21 itu! (Well siapa yang nggak? ;))

Sebelum berangkat, kami sempat tanya ke petugas hostel mengenai rute yang akan kami tempuh. Ternyata, sebagian perjalanan kami masih bisa ditempuh menggunakan JR Pass! Yes, lumayan kan masih bisa dipakai di hari-hari terakhir kami di Tokyo.

31.10.16

Disappointment



I'm not even gonna get mad anymore. 
I'm just going to learn to expect the lowest out of the people I thought the highs of. 
(Anonymous)


It was raining that afternoon.
Secangkir black tea yang saya pesan mengeluarkan uap yang menari-nari, tak lama sebelum akhirnya lenyap bercampur udara. Sama halnya dengan uap itu, ekspektasi saya pun perlahan luntur, menguap hilang melebur bersama situasi. Tentang apa yang yang pernah terulur erat, dan tentang apa yang pernah ditasbihkan sebagai ekspektasi.

15.7.16

Transportasi Dari dan Ke Kota Sukabumi



Secara geografis Sukabumi terletak diantara Bandung, Bogor, dan Jakarta, tapi terlalu jauh untuk menjadi kota penyokong diantaranya. Mengingat letaknya yang lumayan dekat dengan ibu kota negara dan Ibu Kota Jawa Barat, harusnya transportasi bukan masalah yang benar-benar berarti di Sukabumi. Nyatanya? Meh.

25 tahun saya hidup di kota ini sedikit sekali perkembangan transportasi antar kota yang terjadi. Pengen rasanya nyodorin mik ke pejabat yang berwenang dan meneror dengan pertanyaan-pertanyaan nyelekit supaya beliau sadar kalau transportasi antar kotanya tidak banyak berkembang. Transportasi untuk ke objek-objek wisata ini juga nggak jelas juntrungnya, well, kecuali kalau kamu bawa kendaraan pribadi.

WELL, kalau sedang berada di Kota Sukabumi, jangan khawatir, angkot masih bisa diandalkan. Carinya juga gampang karena beda trayek, warna angkotnya juga berbeda. Dari pink, tosca, putih, hitam, merah, kuning, hijau, dan lain sebagainya. Kalau tujuannya agak menjorok ke dalam (baca: di perkampungan) bisa mengandalkan ojek. Bukan Gojek atau Grab Bike ya, tapi ojek konvensional. Nggak usah khawatir tarifnya, masih bisa ditolerir banget dibandingkan sama tarif ojek di Jakarta :')

Nah sekarang saya mau membahas transportasi dari dan ke Kota Sukabumi dari 4 kota besar diantaranya: Bogor, Jakarta, Bandung dan Yogyakarta.