あたし

29.9.10


Manusia juga mempunya titik batas makasimal. Saya sudah melakukan semampu saya. Saya berusaha sekuat tenaga ketika kalian semu. Ini hasilnya. Saya tahu masih jauh dari kata sempurna, saya tahu saya selalu absen, saya tahu itu. Jadi tidak usah selalu dijelaskan kembali. Kamu bilang ini guyonan, tapi saya tidak. Saya punya prinsip. Saya punya tujuan hidup. Saya muak diperlakukan seperti itu. Tujuan utama saya disini kuliah. Saya ingin menggapai cita-cita.

Kalian tahu apa yang mereka katakan dibelakang kita? Kalian tahu mengapa mereka menyuruh kita berkenalan lagi? Mari sini, DENGARKAN aku sekali saja agar semuanya jelas. Mereka ingin kita 'saling mengisi'. Kita ini satu, tapi kita seperti amoeba. Selalu membelah dan tidak pernah sejalan. Tutupilah kekuranganku sebagaimana aku selalu berusaha berlari mengejar kalian. Ingat, kita SATU.

Kamu bilang kita butuh hal bernama komitmen. Tapi aku juga harus memperhitungkan prioritas. Apa ini caranya, bersikap seolah tidak terjadi apa-apa dengan saling diam. Saya benci diam. Tidak semuanya harus dilalui dengan diam. Saya menghargai usaha kalian yang dengan cakap mengatur sesuatu agar berjalan semestinya. Itu keahlian kalian. Sejauh dan sedalam apapun saya belajar, akan sangat sulit bagi saya mengejar kalian. Jujur, jauh di lubuk hati saya bangga dengan kalian. Tapi, kalau ini pandangan yang kalian tanam terhadap saya, saya terima. Benci saja saya.


gambar diunduh di sini

You Might Also Like

4 comment(s)

  1. kamu kenapa? ayo cerita-ceritaaa.. :)
    kemaren kan kita gak jadi ceritaaa..

    ReplyDelete
  2. hehe, iya thy, yang kemaren kan episode hepi dulu... wkwkwk :D

    ReplyDelete
  3. Yang sabar Diaz ... :)

    jangan nyalahin diri sendiri. Kalo emang g bisa dibicarain, kalo emang terus bikin makan hati, jangan dipaksain tuh. Ntar kasian kamunya, hehehe ... :D

    semangat !!!

    ReplyDelete

So, what do you think? Leave your comments below!