Augment Image

7.4.11

Kadang saya bingung ketika perasaan dan ekspresi tidak bisa diungkapkan dengan baik. Saya bukan tipe orang yang mudah memulai sesuatu, apalagi yang berkaitan dengan diri sendiri. Saya lebih sering mendengarkan daripada bercerita. Bukannya tidak mau bercerita, tapi memang begitu siklus dan posisinya. Saya juga sih yang terlalu menyebalkan, ingin selalu dimengerti tanpa berkata apa-apa. Saya juga sih yang salah, karena saya lupa tidak semua orang berpikir seperti apa yang saya tangkap.

Karena itulah saya merasa bahwa saya adalah sebuah augment image yang terbentuk dari brand identitiy dan brand image yang terbentuk dari pribadi saya. Ya, saya adalah augment image, yang tidak sengaja terbangun dari dua komponen tersebut. "Tidak sengaja" terbangun, tapi "benar".


Suka? Maaf maaf saja, tapi saya lebih banyak kecewa. Saya kecewa karena terlalu banyak tuntutan dari orang lain mengenai saya. Oke, satu yang paling membuat saya sebal kali ini adalah: tuntutan dari orang-orang yang memposisikan saya sebagai kepentingan mereka. Garis bawahi dan cetak tebal: kepentingan mereka. Saya tidak hadir hanya untuk anda. Saya bisa membantu, tapi saya juga sudah membatasi yang mana daerah anda, dan yang mana daerah saya. Tidak bisakah anda melihat batasan itu? Saya ingin anda mandiri dan lebih menghargai waktu, kesempatan, dan kelebihan yang Tuhan berikan kepada anda. Berusahalah dulu sebelum mengatakan suatu hal yang anda katakan "tidak bisa" itu. Sekali lagi, garis bawahi dan cetak tebal: berusahalah dulu! Tidak cukupkah pengertian yang saya tanamkan kepada anda bahwa anda bisa? Karena saya juga memiliki batasan. Batasan kesabaran, dan batasan campur tangan terhadap permasalahan anda.




ps. ditulis dengan penuh kesabaran. Karena kembali lagi, saya yang "susah untuk bicara" lebih baik mengungkapkannya lewat tulisan. Maaf bila ada pihak-pihak yang merasa tidak berkenan. :)

You Might Also Like

0 comment(s)

So, what do you think? Leave your comments below!