Is It Important to Set Goals?

14.11.14


What's your purpose on life? Di usia segini kok kayaknya masih ada banyak aja hal-hal yang mau dilakukan :D Yes, I'm agree that passion doesn't always count on age, but we, must look really close as we're facing reality. Sometimes it bites, sometimes don't. Well, nggak seseram itu sebenarnya, tapi di tengah-tengah hari menjelang deadline rasanya seperti apa yang sudah saya perjuangkan selama ini layak dilepaskan. Perasaan-perasaan nggak menentu itu datang dengan kemungkinan yang masih kecil. Berpikir melantur kesana-kesini, berandai-andai jika ada langkah lain yang "lebih pantas" untuk diambil. Walau malam itu selalu saya tutup dengan kembali ke garis besar komitmen yang saya titipkan di ibukota ini, namun perasaan-perasaan aneh itu selalu ada. And by that point, goals is very important.
Setting goals allows you to choose how you want to move through life. Some achievements can take a lifetime to attain, while others can be completed in the course of a day. Setting and meeting goals leads to feelings of satisfaction and accomplishment. 
My goals becomes more realistic every year. I usually put it on pinboard, notebook, or post it to my wall. Attach them not in a higher place, but in a place that I can see everyday. I'm a procrastinator type of people. My only wish since i was 14 is to publish a book. Ideas come and go, but I always dissappointed my self with some excuse that later i regret. At this point, dicipline is very important.
Pernah dengar ungkapan rumput tetangga selalu tampak lebih hijau? Yes, itu juga menjadi salah satu alasan melencengnya sebuah tujuan atau goals. Kalau sedang mengalami ha ini biasanya saya puas-puasin dulu, ambil waktu buat benar-benar mengaggumi "rumput tetangga". Setelah itu, baru saya introspeksi pada diri sendiri. Apa yang sudah saya lakukan hingga titik ini? Pengorbanan apa yang sudah saya lakukan? Bagaimana efeknya jika saya menyerah sekarang? Pokoknya pertanyaan-pertanyaan yang kembali menimbulkan semangat :)

Kalau masih belum ngefek juga, ada sebuah metode yang mungkin bisa dicoba: SMART.
S: Specific -> answer your goals with 5W+1H 
M: Measurable -> goals should be quantifiable, guys. Daripada ngomong "gw mau kurus" mendingan ngomong "gw mau hidup lebih sehat dengan nggak jajan gorengan, mengurangi makan mi instan, dan jogging tiap pagi selama 10 menit)
A: Attainable -> as I said it before, be realistic! Honest with your self while setting goals. It helps.
R: Relevant -> Try to ask this questions to yourself: does my goals seem worthwhile? does this match my needs?
T: Time-Related -> set a due date for your goals to keeps you on track.

And the most important things:


Keep on your track but don't be affraid of innovation. Nggak ada waktu terlambat untuk belajar dan mewujudkan mimpi. Jangan jadikan bad bood sebagai alasan nggak "produktif". Selagi masih muda, selagi masih bisa! Yeaaah! :D

You Might Also Like

2 comment(s)

  1. Jadi inget buku "Republik Genthonesia" judul terakhir yaitu Return to the link yg intinya hidup hanya mampir ngombe. Harus punya tujuan. Biar hidupnya tertib. Hidupnya tertib karena memiliki kebiasaan tertib. Yang tidak ada hubunganna dengan tujuan, jangan dikerjakan. Bagi yang belum punya tujuan. Segera tentukan tujuan tetapi ingat, tujuan akhirnya adalah terminal akherat. Jngan hanya berhenti di terminal dunia. Bisa sampai ke terminal akherat, caranya dengan mencari ridho Allah.Salam kenal.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yes, couldn't agree more :)
      Salam kenal juga, terima kasih sudah berkunjung :)

      Delete

So, what do you think? Leave your comments below!