SOCIAL MEDIA

16.9.11

Wish You Were Here

14.9.11

Maaf

Dan sampailah kita dalam fase itu.

Semoga ini bukan metamorfosis kita. Tidak ada yang dapat mengenali diri masing-masing, tidak ada yang saling menikmati dibalik penghujaman tingkah dan kata yang menyakitkan.

Dalam setiap jeda selalu ada dua hal yang ingin disampaikan dan satu hasil yang berusaha untuk disepakati.

Ketika semuanya menjadi semakin asing,
aku akan kembali memberi napas dalam tulisan atau hanya diam membiarkan batin berbahasa. Karena semua terasa terlalu perih.

Maaf. 


6.9.11

Review: Test Pack

SEBAGIAN dari kita mungkin ada yang mencintai seseorang karena keadaan sesaat. Karena dia baik, karena dia pintar, even mungkin karena dia kaya. Tidak pernah terpikir apa jadinya, kalau dia mendadak jahat, mendadak tidak sepintar dahulu, atau mendadak miskin. 
Will you still love them, then? That's why you need commitment. Don't love someone because of what/how/who they are. From now on, start loving someone, because you want to.
***

BUKU INI BAGUS BANGET nyesel saya nggak baca dari dulu-dulu. Hehe ya, dulu pas SMA teman saya ada yang ngerekomendasiin buku ini, tapi ya, dulu saya akui cover novel ini nggak begitu menarik (ups, ini nih makanya don't judge a book by it's cover yah :p) jadi saya nggak baca. Ya, ini emang edisi cetakan terbaru Test Pack-nya Ninit Yunita. Awalnya saya tau kalau Test Pack bakal di rilis ulang itu dari twitternya Adhitya Mulya, penulis yang juga suami dari Ninit Yunita. Yep, asik ya suami istri sama-sama penulis. hihi :p

Well, seperti sedikit review yang saya copy-paste dari goodreads.com, novel ini bercerita tentang komitmen. Dengan gaya tutur yang ringan dari dua sudut pandang dua tokoh utamanya, novel ini saya kasih cap sukses mengaitkan semua konflik-paska-menikah dengan satu pertanyaan besar: siapkah kamu untuk berkomitmen?
Jawabannya? Silakan cari sendiri setelah membaca pesan tersirat dari buku ini.
Selamat membaca! :D
2.9.11

Bangun Tidur

Morning Cupcake. Selamat pagi!

LAMA BANGET rasanya saya nggak ngapdet blog ini. Bukan, bukan karena ingin mengisi kekosongan hati pembaca blog saya ini (gaya bener, padahal blognya gak ada yang baca juga, yaz! :p), tapi kenapa ya, rasanya saya seperti kehilangan kepuasan setelah menceritakannya di blog. Padahal dulu mah dikit-dikit, tulis di blog, dikit-dikit nulis di blog.. itulah manusia, sering bosen dan selalu plin-plan. (eh, itu mah saya doang deng :p) Maka dari itu, saya sampe lupa kapan terakhir kali nulis. Kapan ya? ah iya, pas bikin laporan KKN kemarin. Bulan lalu. Krik. Lama bangett -__-

Padahal, tiga bulan belakangan ini banyak hal-hal "menakjubkan" yang terjadi di kehidupan saya. Dimulai dari KKN yang (akhirnya) terlaksana juga selama 1,5 bulan lamanya. Ploooong banget rasanya pas pertama kali saya nyampe di Bangka. Girang setengah mati. Gileee, ini nih yang selama kurang lebih satu tahun saya dan teman-teman rancang kegiatannya, akhirnya nyampe juga di BANGKA. Dan rasa plong-plong lainnya menyusul sampai KKN selesai dan saya kembali di tampar sama realita: "Selamat datang di angkatan Mahasswa Tua." Ehm.

Hal menakjubkan lain adalah: saya pergi ke Gramedia. Hahaha, absurd emang, selama KKN saya kangen banget sama Gramedia, Togamas, dan toko buku lainnya. Untunglah kemarin saya berkesempatan jalan-jalan ke Bogor dan singgah berjam-jam di Gramedia (maklum, di Sukabumi nggak ada Gramedia :p) sebelum akhirnya memutuskan untuk membeli empat novel baru. Yup. EMPAT. Madre, Turiya, Sebelas Patriot, dan Test Pack. Sebenernya masih da dua buku sastra dan 3 komik serial yang saya incar, tapi apa daya keuangan masih seret, jadi ditahan dulu lah. Eh ternyata pas sampai di rumah saya "lupa" kalau saya masih punya dua buku yang belum saya baca: The Naked Traveler 3 dan The Girl with Glass Feet. Voila! Bisa nebak ngapain aja saya pas liburan? Yup: baca.

Daaaan, hal menakjubkan lain adalah, lebaran ini adalah lebaran kedua yang saya jalani tanpa ayah. Makanya, lebaran kali ini rasanya beda banget. Nggak mudik, nggak bikin kue, nggak minum es kelapa... aneh deh pokoknya. Ya, walaupun saya udah tahu kalau ayah pasti lebih bahagia di sana, tapi somehow, kangen juga buka puasa dan lebaran dengan ayah.. :')

Last but not least, ada satu hal menakjubkan lain yang datang: Komandan D. Hihi, bocah yang satu ini nih yang bisa bikin saya gila dan betah berlama-lama mantengin hape, ketawa cekikikan sendirian, dan kangen setengah mati. Gila emang ni bocah. Tapi karena itulah saya suka, hehe. Sekarang, udah seminggu saya nggak ketemu dia dan rasanya NGGAK banget. Kangeeeeeeeeeen (ups, kenapa malah curhat?). Hahaha, pengen cepet-cepet ada di Jogja dan ketemu Komandan D rasanya (loh, kok curhatnya dilanjutin? :p)

So, all i wanna say is: mari kembali menulis, mari nge blog, ayo bangun tidur dan langsung menulis, ada banyak tema untuk ditulis. Hehehe. Sampai ketemu di postingan selanjutnya! ;)