SOCIAL MEDIA

27.3.12

Important



Iseng

m a t i  g a y a .

hanya iseng-iseng coba tampilan barunya blogger. bagus juga.
hap!  h a p !  h  a  p  !
selamat bekerja untuk yang sedang bekerja.
10.3.12
Lama-lama nge-blog juga dilarang kali yak.
Media online itu cuma alasan aku buat lari dari dunia nyata yang makin asing.
Mungkin kamu nggak bisa ngerasain, tapi aku ngerasa lega setelah bercerita melalui ini, dengan menulis.
Menurutku sifatnya bukan menyindir, kalau aku hanya mengeluh tentang sesuatu. Itu ya namanya mengeluh. Aku tau mengeluh itu tidak baik, tapi ada sesuatu yang mengganjal dan harus dilampiaskan (sayangnya nggak semua orang bisa merasakan).
Ini juga bukan berarti semua orang harus dan akan tahu karena aku tidak membicarakan secara gamblang disini.
Aku hanya butuh pelampiasan dari semua lelucon yang malah mengundang sakit dan tangis.
8.3.12

20 di b21

Di rumah B21, satu tahun yang lalu, seorang sahabat, @bebeth_wrn memberikan saya lagu ini. Lagu ini khusus dibuat untuk ulang tahun saya yang ke-20. Tapi karena satu dan lain hal, lagu ini tidak jadi diberikan saat ulang tahun saya. Jadilah, hari itu B21 menjadi saksi bisu betapa so sweet-nya Bebet yang tiba-tiba mendekati saya dengan leptop merahnya dan memberikan lagu ini. Mungkin kalau saya cowok, saya pacarin kamu loh bet :D hahaha, *ampun ape* 

Saya seneng banget. Seumur-umur baru kali ini ada orang yang bikinin lagu khusus buat saya *nangis kejer-kejer kayak di sinetron* :') Lagu ini berkisah tentang seorang remaja expired yang cantik jelita namun masih bingung menentukan arah hidup dan bingung mencari pangeran hatinya saya, saya, dan saya. Ah Bebet, kamu pasti penggemar Ada Band | Bebet: Kok tahu sich? | Karena kamu paling tahu kalau perempuan ingin di mengerti. (Halaaaaaaaaaaah, apaan ini kok kayak postingan lesbi -__-)

Udah ah, daripada kebanyakan ngomong dan bikin banyak orang penasaran (dih, siapa coba yang penasaran) mendingan langsung aja dinikmati lagunya ciptaan Bebet. Silakan! :D

5.3.12
"Kalau pergi ke tempat tinggi dan melihat segala yang di bawah menjadi kecil, rasanya bisa sedikit lega karena permasalahan yang sedang dihadapi rasanya keciiiiiiiil banget. Kayak nggak ada apa-apanya"

1.3.12

Untuk Sebuah Ruang Lantai Dua Di Depan XXI


Selalu ada waktu untuk melepas dan memulai sesuatu. Menemukan tempat seperti keluarga di tengah-tengah tuntutan rutinitas jemu itu tidak mudah. Keluarga yang benar-benar "keluarga". Yang dimana kamu bisa benar-benar sedih, tertawa, dan menghabiskan waktu bersama semua anggota di dalamnya.

Tapi kembali lagi kepada quotes tetua tentang hidup yang harus memilih dan hidup yang merupakan sebuah prioritas, saya kembali tidak bisa memiliki semuanya. Perih memang, tapi kehidupan harus terus berjalan selama masih mengemban kewajiban. Ada banyak kata yang harus dirangkai, ada banyak pemikiran yang harus disalin dalam lembaran kertas.

Dadah tempat kerja dan setiap jengkal isinya yang saya sayangi! Saya pergi dulu ya, mengemban ilmu terakhir dalam label pendidikan formal tingkat satu. Terima kasih telah membelalakan mata saya bahwa hidup itu keras dan berjuang itu butuh mengorbankan. Terima kasih telah membuat saya puas akan apa yang saya dapatkan di setiap tanggal dua lima, alasan saya tersenyum untuk menjejali rak buku reyot saya dengan satu jilid yang baru. Semoga semua yang meninggalkan tempat itu dipenuhi senyum kepuasan dan kekeluargaan, seperti saya. Saya pamit mundur dulu. Satu langkah... Untuk kembali maju dua langkah. :)