SOCIAL MEDIA

19.9.15

Japan Stories: Romantis di Umeda Sky Building

(Still) Day 2
Osaka: Umeda Sky Building

Kamar kami sudah siap ketika kami sampai di hostel. Wifi pocket yang telah kami pesan juga sudah sampai dengan selamat dan sejahtera. Kami lalu menuju lantai 4 sambil membawa barang. Oh ya perlu di ingat, J-Hoppers Osaka tidak memiliki lift. Encok punggung belbi naik tangga sambil bawa tas~

Setelah leyeh-leyeh dan mandi-mandi syantek, sekitar jam 7 malam kita kembali keluar menuju Umeda Sky Building.

Dari hostel, kami kembali naik kereta JR Osaka Line Loop dan turun di Stasiun Osaka. Dari Stasiun Osaka, keluar di North Central Gate, setelah turun tangga stasiun, belok kanan, nyebrang. Lalu langsung ambil nyebrang lagi di kiri. Maka, kita akan sampai di sebuah terowongan. Jalan terus ngikutin terowongan dan voila, sampailah kita di Umeda Sky Building.

Sebenarnya letak Umeda Sky Building ini agak tricky. Mungkin karena kita datangnya malam, jadi tidak banyak orang yang bisa kami tanya. Tapi kebetulan di depan kami ada rombongan turis Taiwan. Jadilah kita ngintil dari belakang ngikutin mereka.. hehehe

Umeda Sky Building selain berfungsi sebagai observatory, juga merupakan kantor beberapa perusahaan. Sebagai gedung terbesar ke-19 di Osaka, Umeda Sky Building menjadi landmarks kota Osaka. Dua gedung disatukan dengan sebuah jembatan atau yang juga dikenal dengan sebutan The Floating Garden Observatory.

Tapi berhubung kami datangnya malam, kami tidak bisa menikmati keindahan garden-nya. Rugi? Nggak lah! Kerlap-kerlip lampu Osaka mampu mengusir penat kami seketika.

Sky full of stars, full of stars... (padahal gak ada bintang)


Sweet Escape: Bandung!

Masih di awal september, saya dan teman-teman NET 10 mlipir bentar di weekend untuk datang ke nikahan produser paling kece se jagad raya, Mr. Adrian Zakhary (nulis gini biar ditraktir quickly ;P). Lokasinya ada di Bandung, tepatnya di Gedung Serasan Sesko TNI AD.

Kita berangkat dari Jakarta sekitar pukul 8 pagi. Tumben banget karena semua tim kumpul lengkap-kap-kap! Bandung, here we go!

Jalanan mulus!


Rehat Sejenak di Ah Poong!

Awal September ini saya dan tim NET 5 mengadakan piknik dadakan, keluar dari Jakarta tanpa membahas pekerjaan. Sebagai tim hore, saya sih manut-manut aja kemana destinasinya yang penting kenyang! Kekeke...

Karena suara sudah bulat akan menuju luar Jakarta, tibalah hari H dengan tujuan Sentul. Hanya berjarak 1 sampai 2 jam saja dari kantor saya kok malah curiga ya, apa iya di sentul ada tempat asik untuk melepas penat?

Perjalanan kami tempuh dengan lancar tanpa macet (mungkin karena berangkat jumat pagi jam 09.00 :p). Sesekali saya menikmati mobil berlalu-lalang, sesekali juga saya fokus pada Just For One More Day-nya Mitch Albom yang sulit sekali dilepas kalau sudah mulai dibaca. Akhirnya sampailah kami di pintu keluar tol sentul.

Tujuan kami adalah pasar Ah Poong yang terletak tak jauh dari pintu keluar tol sentul. Kesan pertama saya ketika sampai adalah, wow, besar sekali! Tak heran, area dibagi menjadi tiga bagian: area A, B, dan C, 900 seats pengunjung, dan 45 vendor makanan! Belum lagi area depan terdiri dari danau (atau kali?) buatan yang memanjakan mata! Sayang, saya datang ketika sedang musim kemarau, jadi danau yang dibagian depan kering kerontang! Hahaha.. tapi jangan khawatir, danau di bagian belakang penuh terisi air. Bisa kalik naik perahu sambil kulineran~


Sampai!