Epilog 2018: Thank You, Next!

10.1.19


Saya selalu suka angka 8 dan dari dulu percaya bahwa tahun 2018 akan jadi tahun baik yang menyenangkan. Alhamdulillah, kepercayaan ini terwujud dengan jalan-Nya yang berlika-liku. Sungguh, roller coaster aja kalah muter-muter deh dibandingkan dengan peristiwa-peristiwa yang terjadi (dan di syukuri) di tahun 2018.

Baca juga: 2017: Sebuah Epilog


JANUARI 2018: BEKERJA DI TEMPAT BARU




Menempa diri dengan tantangan baru dan lingkungan kerja baru di tempat yang benar-benar di luar ekspektasi menjadi pembuka awal tahun 2018. Yang dulu terbiasa nggak punya jam kerja alias kerja dinamis sekarang terpaut working hours dan stuck di depan layar laptop. Yang dulu teman-teman di kantor sebaya dan bebas misuh-misuh-lucu kalau ngomong sekarang jadi yang muda dan harus lebih dewasa bertutur. Yang dulu kerja pakai Bahasa Indonesia sekarang harus full English. Benar-benar dunia baru, tantangan baru deh pokoknya! Tapi bener-bener pengalaman emang bisa jadi bagian di salah satu kantor bertaraf internasyinel, mayan lah menuh-menuhin CV, wkwk.



MEI 2018: TIDAK BEKERJA DI TEMPAT BARU



Keputusan tidak bekerja sempat membuat saya mellow lama banget. Kok kalau dipikir sekarang malah, ya elah~ Tapi emang, banyak ini itu yang harus diikhlaskan dan sebenernya (waktu itu) belum bisa ikhlas. Tapi emang Alhamdulillah, Tuhan Maha Baik. Di kesempatan ini saya bisa lebih belajar legowo dan fokus terhadap apa goals saya selanjutnya, terutama dalam jangka pendek karena saat itu saya sedang hamil 6 bulan dan pindahan ke Malang. Salah satu dampak positifnya jadi punya beberapa tema buat tulisan #SelfExplore yang udah mangkrak berdebu. Huehue.




JUNI 2018: #MenujuBloggerParipurna2018


Gendatznyoo, lagi hanil 6 bulan ini wkwk



Kegabutan saya berujung manis. Ikut komunitas blog sana-sini, dapet undangan event dan review… Nyenengin banget! Waktu itu diundang ke premierenya Avengers: Infinity War sama salah satu komunitas blogger, dan diundang juga untuk dateng review event produk cemilan. Nggak nyangka juga bisa jadi juara pertama kompetisi menulisnya dengan hadiah camera Xiomi Yi! Yeay, Alhamdulillah! :D



AGUSTUS 2018: LAHIRAN



Sampai sekarang masih takjub rasanya kalau saya sudah menjadi ibu. Nggak ada kalimat lain selain Alhamdulillah, Alhamdulillah, Alhamdulillah. Apalagi setelah melewati proses persalinan yang benar-benar luar biasa, sebuah pengalaman yang benar-benar nggak bisa terlupakan. Bersyukur banget sekarang Daario sudah mau 5 bulan dan tumbuh menjadi anak sehat dan ceria :D BTW, nulis ini kok jadi malah pengen hamil lagi (?)




DESEMBER 2018: (BENERAN) PINDAH KE MALANG



Yup, akhir tahun 2018 ditutup dengan acara pindahan ke Malang (for sure) bersama si donat Daario :3 Nggak ada persiapan khusus atau drama-drama aneh gitu. Tapi gils ya barang bawaan buanyak puwol, sampa over bagasi pesawat 25kg wkwkwk (mau nangis ngingetnya). Jadi so far selama saya dan D nikah, baru kali ini nih tinggal serumah yang untuk selamanya. Kalau dulu mah sebulan sekali saya ke Malang, trus pas habis nggak kerja cuma cuma tinggal 2 bulan di Malang dan balik ke Sukabumi karena rencana lahiran disana. Kalau sekarang beneran pindah dan tinggal disini. Ntap soul.



So, here I am. Nyempet-nyempetin nulis di waktu Daario tidur, atau kapanpun Daario bisa ditinggal sebentar. Untuk 2019 saya masih berharap bisa jadi #BloggerParipurna2019 (wkwk), turun berat badan (penting ini ges), dan menjadi Ibu yang selalu belajar untuk jadi yang lebih baik lagi. 

But for now, I don’t know where 2019 will lead me to. Pastinya Insya Allah akan selalu ke jalan yang positif ^^

Well, thank you 2018 for such amazing memories. 

Next, please!

You Might Also Like

0 comment(s)

So, what do you think? Leave your comments below!